Kertas PL

Top Menu

  • Beranda
  • Web Sekolah
  • Profil
  • Hubungi Kami

Main Menu

  • Beranda
  • Liputan Berita
  • Artikel
  • Cerpen
  • Resensi
    • Buku
    • Film
    • Lagu
  • Galeri
    • Puisi
    • Gambar
  • Pengumuman
  • PL CUP XXIV
    • Opening PL CUP XXIV
    • Basket
    • Fashion Show
    • Futsal
    • Menyanyi
    • Poster
    • Mobile Legends
    • Bulu Tangkis
    • Fotografi
    • Valorant
    • Storytelling
    • Mewarnai
  • Beranda
  • Web Sekolah
  • Profil
  • Hubungi Kami

logo

Header Banner

Kertas PL

  • Beranda
  • Liputan Berita
  • Artikel
  • Cerpen
  • Resensi
    • Buku
    • Film
    • Lagu
  • Galeri
    • Puisi
    • Gambar
  • Pengumuman
  • PL CUP XXIV
    • Opening PL CUP XXIV
    • Basket
    • Fashion Show
    • Futsal
    • Menyanyi
    • Poster
    • Mobile Legends
    • Bulu Tangkis
    • Fotografi
    • Valorant
    • Storytelling
    • Mewarnai
  • LDK OSIS SMP PL JAKARTA TAHUN 2025

  • Juara Lomba Esai Tingkat Nasional

  • PL Art and Culture Festival 2025

  • Talk Show Warna Warni Profesi

  • Hari Kebangkitan Nasional 

BeritaLainnyaResensi
Home›Berita›Mengenal Lomba-lomba saat 17 Agustus

Mengenal Lomba-lomba saat 17 Agustus

By Tim Kertas PL
October 16, 2019
1538
0
Share:
  1. Lomba Makan Kerupuk

Ciri khas dari lomba ini adalah sulitnya menghabiskan kerupuk yang digantung dengan tali. Ternyata, lomba ini menyimbolkan keadaan ekonomi masyarakat Indonesia yang masih kurang stabil setelah masa penjajahan. Meskipun keadaan ekonomi masyarakat Indonesia sekarang sudah jauh lebih baik dari sebelumnya, lomba ini tetap menjadi lomba yang paling digemari setiap masyarakat Indonesia.

  1. Lomba Balap Karung

Peraturan utama dari lomba ini adalah peserta harus melompat menggunakan karung goni hingga mencapai garis finish. Mungkin kedengarannya mudah, namun lomba ini ternyata cukup sulit. Tetapi, apa yang menjadi asal-usulnya lomba ini? Yaitu lomba ini terinspirasi dari nasib masyarakat Indonesia saat dijajah oleh Jepang. Karena buruknya ekonomi Indonesia saat itu, mereka terpaksa menggunakan pakaian dari karung goni. Lalu setelah ekonomi masyarakat Indonesia membaik dan perang sudah usai, karung goni menjadi salah satu simbol meriahnya perayaan peringatan kemerdekaan Indonesia, dengan adanya lomba balap karung yang menyiratkan simbol Indonesia yang sudah meredeka.

  1. Lomba Tarik Tambang

Lomba ini memerlukan tenaga dan kekompakan para pesertanya, persis seperti makna dari perlombaan ini, yaitu mengajarkan pesan patriotik saat bersatu kita kuat, namun saat bercerai kita runtuh. Jadinya lomba ini juga dapat mengajarkan para generasi muda Indonesia pentingnya persatuan. Keren, ya!

  1. Lomba Panjat Pinang

Sulitnya memanjat pohon pinang yang telah dilumuri oleh pelumas untuk mendapatkan hadiah yang digantung menjadikan lomba ini begitu menantang dan membutuhkan kerjasama solid. Asal-usul lomba panjat pinang ternyata berasal dari petinggi Belanda yang suka mengadakan pesta, dan sebagai hiburan, mereka menaruh hadiah di atas pohon pinang dan saat itu rakyat Indonesia yang berebutan untuk memanjatnya merupakan bagian dari atraksi. Seiring berjalannya waktu, lomba yang satu ini tidak lagi sebagai bentuk atraksi dari penjajah, namun sebagai permainan seru yang melengkapi perayaan hari kemerdekaan.

  1. Lomba Bakiak

Yang terakhir adalah Lomba Bakiak. Makna dari lomba ini tidak jauh berbeda dengan tarik tambang, di mana sangat diperlukan tim yang kuat dan solid  ditambah koordinasi yang tepat untuk bisa mencapai garis finish. Kebayang ’kan serunya perlombaan ini ketika beberapa orang mencoba menyeragamkan langkah kaki bersama dan serentak untuk mencapai garis finish?

Itulah asal-usul dan makna di balik beberapa lomba 17 Agustus yang sering kita ikuti. Jika seluruh makna perlombaan dirangkum menjadi satu, hasilnya adalah sebagai bangsa yang besar kita tidak boleh lupa dengan perjuangan rakyat Indonesia kala itu.

Selain itu ada pesan yang selalu tersirat dari semua perlombaan yakni kita tidak boleh tercerai-berai. Memang untuk mencapai sebuah tujuan itu tidaklah mudah, namun jika bersama-sama, saling membantu, saling bersatu, semua itu bisa dicapai bersama. (Letty 8B)

Previous Article

Ir. Soekarno: Kehidupan Sang Pendiri Bangsa

Next Article

PAMERAN KARYA SISWA SMP PANGUDI LUHUR JAKARTA

0
Shares
  • 0
  • +
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Tim Kertas PL

Related articles More from author

  • BeritaGambar

    FESTIVAL SASTRA BULAN BAHASA 2018 SMP PL JAKARTA

    October 23, 2018
    By Tim Kertas PL
  • BeritaLainnyaLiputan Berita

    Juara Lomba Esai Tingkat Nasional

    August 14, 2025
    By Tim Kertas PL
  • ArtikelLainnya

    Hari Kebangkita Nasional

    May 12, 2023
    By Tim Kertas PL
  • BukuResensi

    Resensi Buku Senior

    September 3, 2018
    By Tim Kertas PL
  • BeritaLainnya

    Field Trip Angkatan 60 SMP Pangudi Luhur Jakarta

    February 3, 2023
    By Tim Kertas PL
  • BeritaLiputan BeritaWarta PL

    Semakin Mengenal Ketua OSIS Baru Kita!

    March 19, 2019
    By Tim Kertas PL

Leave a reply Cancel reply

Artikel lainnya

  • BeritaLainnya

    LDK OSIS

  • Liputan BeritaWarta PL

    KOMUNITAS JURNALISTIK MELUNCURKAN “KERTAS PL” BERBASIS ONLINE

  • LaguResensi

    Fresh Hits!

  • Beranda
  • Web Sekolah
  • Profil
  • Hubungi Kami
Copyright © 2025 Kertas PL. All rights reserved.