Kertas PL

Top Menu

  • Beranda
  • Web Sekolah
  • Profil
  • Hubungi Kami

Main Menu

  • Beranda
  • Liputan Berita
  • Artikel
  • Cerpen
  • Resensi
    • Buku
    • Film
    • Lagu
  • Galeri
    • Puisi
    • Gambar
  • Pengumuman
  • PL CUP XXIV
    • Opening PL CUP XXIV
    • Basket
    • Fashion Show
    • Futsal
    • Menyanyi
    • Poster
    • Mobile Legends
    • Bulu Tangkis
    • Fotografi
    • Valorant
    • Storytelling
    • Mewarnai
  • Beranda
  • Web Sekolah
  • Profil
  • Hubungi Kami

logo

Header Banner

Kertas PL

  • Beranda
  • Liputan Berita
  • Artikel
  • Cerpen
  • Resensi
    • Buku
    • Film
    • Lagu
  • Galeri
    • Puisi
    • Gambar
  • Pengumuman
  • PL CUP XXIV
    • Opening PL CUP XXIV
    • Basket
    • Fashion Show
    • Futsal
    • Menyanyi
    • Poster
    • Mobile Legends
    • Bulu Tangkis
    • Fotografi
    • Valorant
    • Storytelling
    • Mewarnai
  • LDK OSIS SMP PL JAKARTA TAHUN 2025

  • Juara Lomba Esai Tingkat Nasional

  • PL Art and Culture Festival 2025

  • Talk Show Warna Warni Profesi

  • Hari Kebangkitan Nasional 

BeritaLainnyaLiputan Berita
Home›Berita›LIVE IN ANGKATAN 61 

LIVE IN ANGKATAN 61 

By Tim Kertas PL
April 7, 2025
346
0
Share:

LIVE IN ANGKATAN 61 

Mirza, Albert, Harry, Nando – Komunitas Jurnalistik

Pada tanggal 11-14 Februari 2025 sebanyak 161 peserta didik SMP Pangudi Luhur Jakarta angkatan 61 melaksanakan kegiatan Live In.  Program Live in tahun ini dilaksanakan di Kulon Progo, Kecamatan Hargorejo, Kota DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta). Live in adalah suatu kegiatan sekolah dimana seluruh murid menginap di sebuah desa selama beberapa hari yang bertujuan setiap tahun sebagai penanaman karakter dan pemenuhan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Kearifan Lokal”. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dan 2 malam.

Kegiatan yang berlangsung selama seminggu ini diikuti oleh para guru selaku pendamping serta 161 murid dari berbagai kelas 8 di SMP PL Jakarta. Mereka tinggal bersama keluarga yang berasal dari desa-desa sekitar Ngaseman. Selama tinggal di sana, para murid berkesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan sehari-hari masyarakat, seperti membantu dalam memasak, hingga mengikuti berbagai tradisi lokal yang ada di sana. Selama tinggal di desa mereka juga mengikuti beberapa kegiatan UMKM seperti membuat wingko,tahu  dan gula semut, mereka mempelajari dan mengamati proses pembuatanya.

“Menurut saya, live in dapat membuat saya lebih mandiri juga mengajarkan saya akan susahnya kehidupan, sehingga saya belajar lebih menghargai sesama, “ ujar Albert salah satu peserta live in.

“Menurut saya kegiatan live in ini mengajarkan kami untuk bersyukur apapun yang terjadi dan merasakan hidup tanpa internet, kami juga tahu cara bersosialisasi dengan orang yang belum dikenal,”tambah Harry peserta live in dari kelas 8 SMP Pangudi Luhur Jakarta.

Kunjungan di Sekitar Yogyakarta

Yogyakarta merupakan kota yang kaya akan sejarah, menyimpan berbagai peninggalan yang bersejarah. Salah satu warisan sejarah yang masih kokoh berdiri hingga kini adalah Benteng Vredeburg, sebuah bangunan yang menjadi saksi bisu berbagai peristiwa bersejarah yang terjadi di Yogyakarta. Selain itu, Benteng Vredeburg merupakan salah satu tempat pariwisata yang mempunyai sejarah Indonesia, dari masa penjajahan Belanda hingga kejadian G30S/PKI pada tahun 1965. Setelah melihat sejarah Benteng Vredeburg, para murid melanjutkan makan siang area benteng.

Setelah mengunjungi Benteng Vredeburg, mereka menyusuri Malioboro. Di sana, mengunjungi beberapa toko serta tempat-tempat souvenir, mencari buah tangan dari Jogja. Kemudian, kembali lagi ke titik kumpul dan melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan. Selama di Candi Prambanan, para murid berswafoto dan foto bersama serta berkunjung ke beberapa candi seperti Candi Wisnu, Candi Siwa, dan lain-lain.

Kegiatan akhir, mereka pergi ke Sendratari Roro Jonggrang, dalam perjalanan sembari makan malam serta melihat pertunjukan Tari Roro Jonggrang. Setelah menyaksikan pertunjukan Roro Jonggrang, mereka pun langsung melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta. Sesampainya di Jakarta, para murid pun disambut dengan penuh bahagia oleh orang tua yang sudah kangen karena tidak bertemu dan komunikasi dengan anak-anaknya kurang lebih  3 hari lamanya.

 

Previous Article

Sehari Dalam Keheningan yang Penuh Makna

Next Article

Belajar Mandiri dan Bertanggung Jawab

0
Shares
  • 0
  • +
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Tim Kertas PL

Related articles More from author

  • BeritaLainnyaLiputan Berita

    Juara Lomba Esai Tingkat Nasional

    August 14, 2025
    By Tim Kertas PL
  • Liputan BeritaProfil

    Calista Amadea Penyanyi Cilik Asal SMP Pangudi Luhur Jakarta

    September 7, 2018
    By Tim Kertas PL
  • BeritaLiputan Berita

    Merancang Kesuksesan Mulai Sekarang

    January 18, 2019
    By Tim Kertas PL
  • LainnyaPL CUP XXIV

    Basket

    November 6, 2022
    By Tim Kertas PL
  • BeritaLainnyaLiputan BeritaWarta PL

    Ucapan Terima Kasih dari Ketua OSIS Periode 2018/2019

    March 19, 2019
    By Tim Kertas PL
  • ArtikelLainnya

    Sejarah Hari Koperasi

    October 16, 2019
    By Tim Kertas PL

Leave a reply Cancel reply

Artikel lainnya

  • BeritaLainnyaLiputan Berita

    Juara Lomba Esai Tingkat Nasional

  • Liputan BeritaWarta PL

    Kegiatan Live in di Dusun Pacoh

  • Profil

    Teladan sang Guru

  • Beranda
  • Web Sekolah
  • Profil
  • Hubungi Kami
Copyright © 2025 Kertas PL. All rights reserved.