Kertas PL

Top Menu

  • Beranda
  • Web Sekolah
  • Profil
  • Hubungi Kami

Main Menu

  • Beranda
  • Liputan Berita
  • Artikel
  • Cerpen
  • Resensi
    • Buku
    • Film
    • Lagu
  • Galeri
    • Puisi
    • Gambar
  • Pengumuman
  • PL CUP XXIV
    • Opening PL CUP XXIV
    • Basket
    • Fashion Show
    • Futsal
    • Menyanyi
    • Poster
    • Mobile Legends
    • Bulu Tangkis
    • Fotografi
    • Valorant
    • Storytelling
    • Mewarnai
  • Beranda
  • Web Sekolah
  • Profil
  • Hubungi Kami

logo

Header Banner

Kertas PL

  • Beranda
  • Liputan Berita
  • Artikel
  • Cerpen
  • Resensi
    • Buku
    • Film
    • Lagu
  • Galeri
    • Puisi
    • Gambar
  • Pengumuman
  • PL CUP XXIV
    • Opening PL CUP XXIV
    • Basket
    • Fashion Show
    • Futsal
    • Menyanyi
    • Poster
    • Mobile Legends
    • Bulu Tangkis
    • Fotografi
    • Valorant
    • Storytelling
    • Mewarnai
  • LDK OSIS SMP PL JAKARTA TAHUN 2025

  • Juara Lomba Esai Tingkat Nasional

  • PL Art and Culture Festival 2025

  • Talk Show Warna Warni Profesi

  • Hari Kebangkitan Nasional 

ArtikelLainnya
Home›Artikel›Petani Millenial

Petani Millenial

By Tim Kertas PL
February 10, 2022
886
0
Share:

Petani Millenial

 

     Pernahkah teman-teman berpikir, dari mana makanan di rumah berasal? Bagaimana proses makanan dibuat? Profesi apa yang berkaitan dengan itu? 

     Mari kita ambil contoh dari makanan pokok kita, beras. Beras memiliki proses yang sangat panjang dari pengolahannya. Sebelum sampai di supermarket/pasar, beras diantar dengan truk/proses distribusi dari daerah produksi. 

     Pikiran kita langsung tertuju ke petani. Ya, petani merupakan profesi yang sangat-sangat berjasa dalam menghadirkan makanan-makanan berkualitas yang kita makan setiap hari. Makanan dari supermarket, dari toko-toko, petani lah yang melakukan proses produksinya. 

     Kehidupan petani di negara kita bisa dibilang kurang baik, sebagian besar petani sudah berusia tua. Negara Indonesia justru adalah negara agraris (mengandalkan hasil bumi), tetapi kita masih mengimpor beras dari negara lain, Thailand contohnya. 

     Sekarang petani bukanlah profesi yang diminati anak muda. Orang yang justru secara membuat dan mengolah makanan yang kita makan. Sangat kental budaya pemikiran masyarakat bahwa petani merupakan pekerjaan orang kecil di desa. Hal ini menyebabkan anak-anak muda lebih tertarik bekerja di bidang industri kota-kota besar. Ini merupakan pemikiran yang salah.

        Petani milenial adalah petani yang ‘melek’ teknologi, adaptif, dan inovatif. Kementan juga menargetkan 2,5 juta petani milenial pada tahun 2024. Jadi, ayo, kita apresiasi petani-petani bangsa! Semoga dengan adanya Hari Pangan Sedunia, kita bisa menghargai jasa petani dan menghadirkan lebih banyak anak muda yang memiliki passion di bidang pertanian. Semangat PL!

(Venedicta Aurelia Graciani – 9E)

Previous Article

World’s Mental Health Day

Next Article

Negeri Tercinta 

0
Shares
  • 0
  • +
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Tim Kertas PL

Related articles More from author

  • ArtikelGaleriGambarWarta PL

    Apa itu Komunitas Jurnalistik PL?

    March 8, 2019
    By Tim Kertas PL
  • ArtikelLainnya

    Sejarah Hari Pramuka

    October 16, 2019
    By Tim Kertas PL
  • ArtikelLainnya

    Sejarah Bulan Bahasa dan Sastra di Indonesia

    November 12, 2018
    By Tim Kertas PL
  • ArtikelLainnya

    Batik

    November 12, 2018
    By Tim Kertas PL
  • ArtikelLainnya

    Hari Sumpah Pemuda

    November 12, 2018
    By Tim Kertas PL
  • LainnyaPL CUP XXIV

    Menyanyi

    November 6, 2022
    By Tim Kertas PL

Leave a reply Cancel reply

Artikel lainnya

  • ArtikelLainnya

    Apa itu Hari Kasih Sayang?

  • ArtikelLainnya

    Batik

  • BeritaWarta PL

    PL-MART

  • Beranda
  • Web Sekolah
  • Profil
  • Hubungi Kami
Copyright © 2025 Kertas PL. All rights reserved.