Kertas PL

Top Menu

  • Beranda
  • Web Sekolah
  • Profil
  • Hubungi Kami

Main Menu

  • Beranda
  • Liputan Berita
  • Artikel
  • Cerpen
  • Resensi
    • Buku
    • Film
    • Lagu
  • Galeri
    • Puisi
    • Gambar
  • Pengumuman
  • PL CUP XXIV
    • Opening PL CUP XXIV
    • Basket
    • Fashion Show
    • Futsal
    • Menyanyi
    • Poster
    • Mobile Legends
    • Bulu Tangkis
    • Fotografi
    • Valorant
    • Storytelling
    • Mewarnai
  • Beranda
  • Web Sekolah
  • Profil
  • Hubungi Kami

logo

Header Banner

Kertas PL

  • Beranda
  • Liputan Berita
  • Artikel
  • Cerpen
  • Resensi
    • Buku
    • Film
    • Lagu
  • Galeri
    • Puisi
    • Gambar
  • Pengumuman
  • PL CUP XXIV
    • Opening PL CUP XXIV
    • Basket
    • Fashion Show
    • Futsal
    • Menyanyi
    • Poster
    • Mobile Legends
    • Bulu Tangkis
    • Fotografi
    • Valorant
    • Storytelling
    • Mewarnai
  • LDK OSIS SMP PL JAKARTA TAHUN 2025

  • Juara Lomba Esai Tingkat Nasional

  • PL Art and Culture Festival 2025

  • Talk Show Warna Warni Profesi

  • Hari Kebangkitan Nasional 

Cerpen
Home›Cerpen›Niel dan Pahlawan Indonesia

Niel dan Pahlawan Indonesia

By Tim Kertas PL
October 16, 2019
1369
0
Share:

Seorang laki sedang duduk menyendiri, jauh dari keramaian, di gang yang hampir gelap gulita tanpa satu lampu kecil untuk meneranginya. Nama laki itu adalah Nathaniel Russ, atau Niel untuk panggilannya. Niel adalah remaja berumur enam-belas tahun, dan dia telah dijuluki sebagai anak paling cerdas di sekolahnya.

Dia lahir pada tahun 2041 kelahiran Inggris-Indonesia, dan sekarang adalah tahun 2057, waktu telah berjalan begitu cepat, dan lajunya teknologi telah mengikuti. Telepon seluler sudah mulai ditinggalkan, diganti oleh ikat tangan hologram, keamanan semakin canggih dan kuat juga, sehingga semuanya telah menjadi damai.

Ya, hampir damai, pikir Niel. Dia menatap kepada tembok di depannya, Sekarang sudah hampir hari kemerdekaan, dan sepertinya tidak ada yang ingat. Niel berpikir keras lagi, dan sepertinya ada ide yang akan berhasil. Niel loncat dari tempat duduknya dan berlari ke rumah.

Beberapa Hari Kemudian

“Yay! Berhasil!” teriak Niel penuh sukses.

Niel ternyata telah merancang Mesin Waktu yang berfungsi untuk melakukan misinya untuk memperingati Hari Kemerdekaan. Niel telah berpakaian sesuai waktu tertentu, yaitu 17 Agustus tahun 1945, Hari Kemerdekaan. Mesin tersebut telah menyembunyikan diri, dan Neil bergegas berlari ke (sekarang-dinamakan) Gedung Pola/Tugu Proklamasi.

Niel takjub melihat banyak orang bersorak-sorak dengan senang dan penuh kemenangan dengan melambai-lambaikan tangan di udara.

Niel bertanya untuk memastikan, “Permisi, pak. Apa yang sedang terjadi?”

Pria langsung melihat ke Niel dengan mata penuh ketidakpercayaan. “Apa? Apa? Kita akan merdeka nak! Bagaimana kamu bisa tidak tahu!?” teriak pria tersebut, sambil memukul punggung Niel. Niel bergumam “Sakit”.

Kemudian, semua suara telah menjadi hening, bisa saja sampai mendengar jarum jatuh. Niel mencoba untuk melihat apa yang terjadi, ternyata IR Soekarno telah maju kedepan untuk membacakan proklamasi legendarisnya.

Setelah bendera diangkat dan kata-kata telah diucapkan, semuanya menjadi heboh dan semangat. Niel tersenyum sendiri, seakan-akan ia mimpikan bahwa ini terjadi pada Indonesia tahunnya, Niel merancang ide baru lagi, yang lebih menarik dan lebih- “Merdeka! Merdeka!” sorak-sorai para rakyat, memotong pikiran Niel.

Sepertinya rakyat Indonesia tahunku hanya perlu semangat dan minat…

Niel, Hey! Are you coming or not?” ucap temannya Neil, Koko-Chan. Dengan baju merah-putih dan sepatu favoritnya, Niel mengejar Koko-Chan ke Festival Kemerdekaan Indonesia.

“Tunggu dulu!” kata Niel, diantara nafas. Koko-Chan tertawa dan berlari kencang. Semua orang yang melihat Niel tersenyum dan melambai kepada remaja muda tersebut, mereka berterima kasih kepada Nathaniel Russ untuk telah memperingati mereka tentang Kemerdekaan Republik Indonesia. (Dyta 7A)

Previous Article

Sejarah Hari Pramuka

Next Article

Hari Maritim Nasional

0
Shares
  • 0
  • +
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Tim Kertas PL

Related articles More from author

  • Cerpen

    Star and Sky

    August 27, 2018
    By Tim Kertas PL
  • Cerpen

    Ruang Gelapku

    January 24, 2019
    By Tim Kertas PL
  • Cerpen

    Ikan Ajaib

    February 20, 2022
    By Tim Kertas PL
  • Cerpen

    Perasaan Riska

    November 12, 2018
    By Tim Kertas PL
  • Cerpen

    Chenle dan Makanannya

    February 10, 2022
    By Tim Kertas PL
  • Cerpen

    Neverland

    February 20, 2022
    By Tim Kertas PL

Leave a reply Cancel reply

Artikel lainnya

  • FilmResensi

    The Nun II

  • BeritaLainnyaResensi

    4 Tempat Belajar Asyik di JABODETABEK

  • BeritaLainnya

    HUT Ke-57 SMP Pangudi Luhur Jakarta, Merefleksikan Sejarah Dan  Keutamaan Pangudi Luhur

  • Beranda
  • Web Sekolah
  • Profil
  • Hubungi Kami
Copyright © 2025 Kertas PL. All rights reserved.